Jumat, 29 September 2017

SEJARAH DAN GENERASI KOMPUTER



SEJARAH KOMPUTER
        Kata komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare yang artinya hitung atau menghitung. Dalam bahasa Inggris disebut to compute.
        Pada awalnya, kata komputer dipakai untuk menggambarkan orang yang melakukan pekerjaan perhitungan aritmetika, baik dengan ataupun tanpa alat bantu, tetapi kemudian kata "komputer" ini dipindahkan kepada mesin atau alat hitung itu sendiri.
        Secara definisi komputer diterjemahkan sebagai sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama, dapat menerima data (input), mengolah data (proses) dan memberikan informasi (output) serta terkoordinasi dibawah kontrol program yang tersimpan di memorinya.
        Sejarah komputer berawal dari ditemukan abakus atau sempoa sekitar 5000 tahun yang lalu sebagai alat hitung pertama. Alat ini ditemukan petama kali dalam sejarah Babilonia Kuno, berbentuk belahan papan di atasnya ditaburi pasir sehingga orang bisa menulis atau menghitung. Lalu pada tahun 1812, Charles Babbage (1791-1871) seorang profesor matematika berkewarganegaraan Inggris, memajukan piranti ini di bidang hardware dengan menemukan sebuah difference engine yang memungkinkan perhitungan tabel matematika. Charles Babbage, memperhatikan keserasian alam antara mesin mekanik dan matematika yaitu mesin mekanik sangat cocok dalam melakukkan tugas yang sama dan berulangkali tanpa kesalahan. Sedang matematika memerlukan repetisi sederhana dari suatu langkah-langkah tertentu, mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial dengan memakai daya tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis.
        Penemu komputer pertama adalah Charles Babbage, dikenal dunia sebagai salah satu penemu sejarah komputer pertama kali. Babbage juga dikenal dengan julukan bapak komputer, The Charles Babbage Foundation, dia memakai namanya untuk menghargai jasa atas penemuanya terhadap dunia komputer.
        Mesin penghitung atau bisa di kenal dengan Difference Engine no.1 yang ditemukan oleh Chareles Babbage. Merupakan salah satu icon, yang paling populer dan terkenal dalam sejarah.


GENERASI KOMPUTER

Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
        Komputer generasi pertama dibuat pada tahun 1946 dengan menggunakan tabung vakum sebagai komponen dasar. Tabung vakum adalah material yang tidak efisien karena menghasilkan panas yang berlebihan dan juga membutuhkan daya listrik yang besar untuk dapat bekerja.
        ENIAC atau Electronic Numerical Integrator and Computer dengan terobosan utamanya yakni sebuah memori yang digunakan untuk menampung baik program maupun data. Dengan adanya memori ini memungkinkan komputer untuk berhenti sesaat dan melanjutkan pekerjaannya kembali tanpa kehilangan data ataupun program tertentu. merupakan salah satu contoh dari komputer generasi pertama yang dibuat oleh Mauchly dan Echert. ENIAC menggunakan 18.000 tabung vakum dengan ukuran 1800 kaki persegi, 70.000 resistor, 5 juta titik solder dan berat hingga 30 ton.
        Komputer generasi pertama menggunakan bahasa mesin, yang mana merupakan bahasa pemograman yang paling dasar yang hanya dapat dipahami oleh komputer. Komputer generasi ini memiliki kemampuan yang terbatas untuk memecahkan suatu masalah dalam satu waktu. Untuk melakukan input digunakan kartu berlubang (punched cards) dan pita kertas. Output yang dihasilkan adalah sebuah print-out. Meski dengan fungsi yang sangat terbatas, namun biaya pembuatan komputer generasi ini terbilang fantastis, yaitu sekitar satu juta dollar.

Komputer Generasi Kedua (1959 – 1964)

        Teknologi transistor menjadi awal kemunculan komputer generasi kedua, yang menggantikan peran dari tabung vakum pada komputer generasi pertama. Perkembangan transistor melambangkan peningkatan teknologi dimasa itu.
        Bila dibandingkan dengan tabung vakum, transistor memiliki ukuran yang lebih kecil dan menghasilkan panas yang lebih sedikit, tingkat kegagalannya juga cenderung lebih kecil bila dibandingkan dengan komputer yang dibuat dengan tabung vakum. Sebagai hasilnya, transistor mampu menciptakan komputer yang lebih kecil, lebih cepat dan lebih murah dibandingkan dengan komputer generasi pertama.
        Pada komputer generasi ini juga mengalami perkembangan pada bahasa pemrograman yang dimilikinya. Bahasa mesin yang dulunya digunakan kini digantikan dengan bahasa assembly atau yang biasa juga disebut bahasa simbolik. Hal ini berarti programmer dapat memberikan instruksi dengan kata-kata. Disaat yang sama bahasa pemrograman tingkat tinggi juga sedang dikembangkan seperti Common Business-Oriented Language (CBOL) dan Formula Translator (FORTRAN).

Komputer Generasi Ketiga (1964 – 1970)

        Pada komputer generasi ketiga ini menggunakan Integrated Circuit (ICs) menggantikan transistor sebagai komponen komputer. Transistor pada generasi ini telah di miniaturkan dan ditaruh pada IC, satu buah IC terdiri dari beberapa transistor, resistor dan kapasitor.

        IC dikembangkan oleh seorang insinyur di Texas Instrument yang bernama Jack Kilby. Pada awal ditemukan atau diciptakan, IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik kedalam satu piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.

        Di generasi ketiga ini pula mulai ditemukan Operating System (OS) yang membuat komputer bisa melalukan beberapa tugas berbeda dalam waktu bersamaan atau dikenal dengan sebutan multi-tasking. Komputer pertama yang mana pengguna mampu berinteraksi dengan menggunakan keyboard dan monitor dengan interface sistem operasi.

Komputer Generasi Keempat (1979 – 2000an)

        Komputer dari generasi keempat, “Microprosesor” adalah konsep utama dibalik generasi ini. Dalam satu chip, terdiri dari ribuan transistor dan elemen sikuit lainnya yang dihubungkan menjadi satu.

Perkembangan komputer generasi keempat tidak terlepas dari Intel, salah satu perusahaan pembuat chip yang telah menciptakan Intel 4004 Chip yang menjadi langkah awal pada perkembangan teknologi komputer yang kemudian menggantikan komponen komputer yang dulunya sebesar satu ruangan, kini hanya sebesar kepalan tangan.
         Di tahun 1971 komputer pertama buatan IBM diciptakan yang didesain khusus untuk penggunaan rumahan dan tahun 1984 Macinthos pertama kali diperkenalkan oleh Apple. Generasi ini melahirkan ide untuk meciptakan sebuah jaringan komputer, yang akhirnya mengarah pada perkembangan dan kelahiran internet. Kemajuan besar lainnya yang terjadi di generasi ini adalah diciptakannya Graphical User Interface (GUI), mouse, dan menghasilkan komputer jinjing yang bisa dibawa kemana-mana atau yang biasa disebut laptop.

Komputer Generasi Kelima (Sekarang – Masa Depan)

        Komputer generasi kelima memiliki teknologi berdasarkan kecerdasan buatan, dan hal ini masih dalam tahap pengembangan. Tujuan dari pengembangan komputer generasi kelima ini adalah menghasilkan sebuah komputer yang mampu merespon dengan input bahasa yang kita ucapkan dan memiliki kemampuan untuk mempelajari lingkungan sekitar dan menyesuaikan dirinya sendiri.
        Komputer kuantum, molekuler dan nanoteknologi menjadi kunci dari teknologi komputer generasi ini. Jadi boleh dikatakan bahwa komputer generasi ini akan memiliki kecerdasan layakanya kecerdasan pada manusia.



 DAFTAR PUSTAKA

http://www.nesabamedia.com/sejarah-komputer-dan-perkembangan-komputer/

https://infoana.com/sejarah-komputer/
https://akazijun.wordpress.com/2012/12/06/pengertian-sejarah-komputer-lengkap/

 RINGKASAN BY ME.

Minggu, 24 September 2017

AKUNTANSI UNTUK PIUTANG



BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Piutang Usaha
                   Secara umum piutang adalah hak atas uang, barang dan jasa kepada orang lain. Harngren dan Harison (1997:42) mengemukakan: “Piutang adalah Suatu aktiva yang timbul karena perusahaan menjual barangnya atau memberikan jasanya kepada para pelanggan dan menerima janji bahwa pelanggan akan memberikan sejumlah uang kepada perusahaan pada suatu waktu dimasa yang akan datang”.
B.     Penilaian Piutang usaha

       Dalam Neraca, Piutang akan dicantumkan sebesar jumlah piutang yang akan dapat direalisasikan yaitu jumlah yang diharapkan dapat ditagih. Jumlah yang diharapkan dapat ditagih dapat dihitung dengan mengurangi jumlah piutang dengan taksiran piutang yang tidak dapat ditagih. Misalnya PT Alam pada tanggal 05 November mempu
nyai saldo piutang usaha Rp. 100.000.000,-. Dari jumlah tersebut diperkirakan tidak dapat tertagih sebesar Rp. 15.000.000,- dikarenakan kondisi pelanggannya mengalami kebangkrutan. Jadi jumlah yang diharapkan dapat diterima adalah Rp. 85.000.000 (Rp. 100.000.000,- dikurangi Rp. 15.000.000,-).

C.    Piutang Tak Tertagih

       Jumlah piutang yang tidak dapat tertagih diakui sebagai kerugian piutang. Kerugian piutang ini dilaporkan dalam laporan laba rugi periode berjalan sebagai beban lain-lain. Besarnya kerugian piutang dapat ditentukan dengan menggunakan metode  penghapusan langsung atau metode cadangan.

     


          1. Metode penghapusan langsung (Write-off)

     Metode  penghapusan langsung merupakan metode tegas atas piutang tak tertagih. Apabila suatu estimasi bahwa sebagian dari piutang tidak akan ditagih, maka metode ini langsung menghapusnya dari buku perusahaan dengan mendebetkan perkiraan “Piutang tak tertagih” dan mengkreditkan “Piutang Usaha”.

Contoh:
Manajemen Perusahaan menghapus Piutang Usahanya sebesar 1.000.000 karena sudah benar-benar tidak dapat tertagih lagi. Maka jurnalnya adalah:

Beban penghapusan piutang
[D] 1.000.000
Piutang
[K] 1.000.000

2. Metode Cadangan (Bad debt allowance)
Metode cadangan ini digunakan pada saat kerugian piutang cukup besar jumlahnya. Ada tiga hal penting yang berkaitan dengan metode cadangan yaitu:
1.      Piutang yang tak tertagih yang jumlahnya ditaksir terlebih dahulu lalu      diakui sebagai biaya pada periode penjualan, missal piutang tak tertagih berasal dari tahun 2013 maka kerugian diakui pada tahun 2013 juga.
2.      Taksiran kerugian piutang dicatat dengan cara mendebet kerugian piutang dan mengkredit cadangan kerugian piutang melalui jurnal penyesuaian
3.      Piutang yang tidak dapat ditagih dicatat dengan mendebet rekening cadangan kerugian piutang dan mengkredit rekening piutang usaha pada saat piutang tersebut di hapus dari pembukuan.

Contoh:
Manajemen mencadangkan Piutang Usaha sebesar 1.000.000 atas Piutang Usaha yang kemungkinan besar tidak dapat tertagih lagi.
Beban cadangan piutang tak tertagih
[D] 1.000.000
Cadangan piutang tak tertagih
[K] 1.000.000

A.     Wesel Tagih (Promes)
      Wesel tagih atau promes (promissory note) adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang atas permintaan pada suatu waktu tertentu. Pihak yang meminta agar promes atau wesel dibayarkan disebut penerima pembayaran (payee), sedangkan pihak yang membuat janji pembayaran disebut pembuat (maker).

A. Bunga wesel
Piutang wesel atau promes atau wesel tagih memiliki unsur bunga, sehingga nilai jatuh temponya adalah nilai nominal piutang ditambah dengan bunga . Bunga dihitung dengan rumus :

                   Bunga = Nilai Nominal X %Bunga X Waktu
Contoh :
Sebuah promis tertanggal 5 Agustus 2006 dengan nilainominal Rp. 30.000.000,- ,Bunga 3% , 60 h. Berapa bunga dan nilai jatuh tempo promis tersebut ?

                    Bunga = Rp 30.000.00,- X 3% X 60/360
                               = Rp 150.000,-
Jadi Nilai jatuh tempo promis adalah
Rp 30.000.000,-  +  Rp 150.000,-  = Rp 30.150.000,-



B.     PENENTUAN TANGGAL JATUH TEMPO
      Dalam pengakuan piutang wesel dan promes, dikenal adanya tanggal jatuh tempo dan jangka waktu. Tanggal jatuh tempo yaitu tanggal pembayaran wesel / promes, sedangkan jangka waktu yaitu lamanya masa berlaku wesel dan promes dari tanggal penerbitannya sampai tanggal jatuh tempo.
Contoh:
1. Penentuan Tanggal Jatuh Tempo Piutang Wesel
Wesel dengan jangka waktu 60 hari tertanggal 17 Juli akan jatuh tempo pada ?
Jawab :
Jangka waktu                            = 60 hari
(17 Juli ke 31 Juli)                    = 14 hari
(1 Agustus ke 31 Agustus)       = 31 hari
                                                  ———–   (-)
Sisa hari                                    = 15 hari di bulan September

    Jadi, wesel tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 15 September
2. Penentuan Jangka Waktu Piutang Wesel
Sebuah wesel yang diterbitkan pada tanggal 12 Mei akan jatuh tempo pada tanggal 10 Agustus. Berapa lama jangka waktu wesel tersebut ?
Jawab :
(12 Mei ke 31 Mei)                    = 19 hari
Jumlah hari di bulan Juni           = 30 hari
Jumlah hari di bulan Juli            = 31 hari
Jumlah hari di bulan Agustus    = 10 hari    
                                                  ————   (+)
Jangka waktu                             = 90 hari




C.    Penyajian dan analisis Piutang
    Piutang dalam penyajian laporan keuangan  harus dibedakan menjadi:
·         Piutang dagang (trade receivables)
·         Piutang bukan dagang (non-trade receivables)

      Piutang dagang timbul dari siklus normal bisnis, umunya dari hasil penjualan produk kepada pembeli. Piutang bukan dagang adalah segala piutang yang timbul di luar transaksi penjualan atau transaksi bisnis perusahaan.
     Piutang non-dagang dipisahkan penyajiannya untuk memberikan informasi yang lebih lengkap karena piutang ini muncul bukan dari kegiatan inti perusahaan. Oleh karena itu, dalam menganalisis kinerja perusahaan hanya dipakai angka piutang dagang. Yang termasuk piutang non-dagang adalah pinjaman yang diberikan kepada karyawan perusahaan, penjualan aktiva yang tidak dibayar tunai, penjualan harta lain perusahaan, dan lainnya.
     Penyajian jumlah piutang dalam laporan keuangan harus mencerminkan suatu jumlah yang dapat direalisasi dalam bentuk kas. Artinya, bila ada piutang yang dimiliki oleh suatu perusahaan, namun kecil kemungkinan dapat ditagih, piutang ini harus dikeluarkan dari total piutang. Piutang tidak tertagih biasa terjadi karena satu atau lain hal. Oleh karena itu, piutang yang dicantumkan dalam laporan keuangan adalah piutang dikurangi dengan kemungkinan tidak tertagihnya sebagian dari piutang yang ada.



BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
             Piutang merupakan salah satu unsur dari aktiva lancar dalam neraca perusahaan yang timbul akibat adanya penjualan barang dan jasa atau pemberian kredit terhadap debitur yang pembayaran pada umumnya diberikan dalam tempo 30 hari (tiga puluh hari) sampai dengan 90 hari     (sembilan puluh hari).
Wesel tagih yaitu janji tertulis yang tidak bersyarat dari suatu pihak ke pihak lain untuk sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu di masa yang akan datang.

B.     SARAN
Kami memahami bahwa setiap manusia mempunyanyi kekuranga dan kelebihan, oleh karena nya, tentu dalam pembuatan makalah ini kami masih bnyak kesalahan, kritik dari pembaca sangat kami butuhkan guna penyempurnaan makalah kami selanjutnya Oleh karena itu, dengan adanya kritik dan saran dari pembaca, penulis bisa mengkoreksi diri dan menjadikan makalah kedepan menjadi makalah yang lebih baik lagi dan dapat memberikan manfaat yang lebih bagi kita semua.


DAFTAR PUSTAKA

Mulya, Hadri. 2013. Memahami Akuntansi Dasar. Jakarta: Mitra Wacana Media.