Senin, 09 Juli 2018

LAPORAN ARUS KAS



Laporan arus kas adalah bagian dari laporan keuangan pada suatu periode akuntansi suatu perusahaan yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang (kas) perusahaan.
Menyusun Laporan Arus Kas
Pertama, laporan ini tidak disusun dari neraca saldo di sesuaikan. Laporan ini meberlikan informasi terinci mengenai perubahan pada saldo akun yang terjadi diantara dua titik waktu.
Kedua, laporan arus kas berhubungan dengan penerimaan dan pembayaran kas.
Informasi yang disiapkan laporan ini datang dari tiga sumber :
Ø  Neraca komparatif.
Ø  Laporan laba rugi.
Ø  Informasi tambahan informasi termasuk data transaksi yang dibutuhkan untuk menentukan bagaimana kas dihasilkan atau digunakan selama periode tersebut.
Metode Langsung dan Tidak Langsung
Ø  Metode Langsung
Laporan arus kas yang disusun berdasarkan pada buku kas atau bank. Metode ini pelaporan arus kas dilakukan dengan cara melaporkan kelompok-kelompok penerimaan kas dan pengeluaran kas dari kegiatan operasi secara lengkap dan baru dilanjutkan dengan kegiatan investasi dan pembiayaan.
Keunggulan utama dari metode langsung ini adalah bahwa metode ini melaporkan sumber dan penggunaan kas dalam laporan arus kas. Kelemahan utamanya adalah bahwa data yang dibutuhkan seringkali tidak mudah di dapat dan biaya pengumpulannya umumnya mahal. Metode Langsung menggolongkan berbagai kategori utama dari kegiatan operasi. Metode langsung lebih mudah untuk dimengerti, dan memberikan informasi yang lebih banyak untuk mengambil keputusan.
Ø  Metode Tidak Langsung
Pada metode arus kas tidak langsung, perhitungan dimulai dari bawah ke atas pada laporan laba rugi, atau dimulai dari pendapatan bersih. 
Keunggulan dalam metode ini adalah memusatkan pada perbedaan antara laba bersih dan arus kas dari aktivitas operasi. Dalam hal ini, metode tersebut menunjukan hubungan antara laporan laba rugi, neraca dan laporan arus kas. Karena datanya dapat tersedia dengan segera, maka metode ini lebih murah dibandingkan dengan metode langsung. Penyusunan laporan arus kas dengan menggunakan metode ini diawali dengan laba bersih dan menyesuaikan laba bersih tersebut sehingga diperoleh arus kas dari aktivitas operasi.


LAPORAN ARUS KAS

PT. YUCANI
NERACA KOMPARATIF
31 DES 2012 & 2011

2012
2011
Perubahan (naik/Turun)
Aktiva
-          Kas
-          Piutang usaha
-          Persediaan
-          Beban dbyr Dmuka
-          Tanah
-          Gedung
-          Akm Peny Gedung
-          Peralatan
-          Akm Peny. Peralatan
Total

Kewajiban dan Ekuitas Pemegang Saham
Hutang Usaha
Hutang Obligasi
Saham Biasa
R/E
Total

20.000.000
17.000.000
10.000.000
5.000.000
50.000.000
65.000.000
(15.000.000)
35.000.000
(15.000.000)
172.000.000



82.000.000
44.000.000
26.000.000
20.000.000
172.000.000


10.000.000
15.000.000
8.000.000
6.000.000
60.000.000
65.000.000
(10.000.000)
25.000.000
(10.000.000)
169.000.000



85.000.000
42.000.000
20.000.000
22.000.000
169.000.000
 


10 jt/naik
2 jt/naik
2 juta/naik
1 juta/turun
10juta/turun
0
5juta/naik*a
10juta/naik
5juta/naik*a




3juta/turun
2juta/naik
6 juta/naik
2 juta/turun*b
 




PT. YUCANI
Laporan Laba Rugi
Per 31 Desember 2012
(Dalam Rupiah)
Pendapatan
HPP
Beban Operasi
Beban Bunga
Laba dari operasi
Beban pajak penghasilan
Laba Bersih
10.000.000
8.000.000
6.000.000
 
45.000.000



24.000.000
3.000.000
18.000.000*b

METODE LANGSUNG
PT. YUCANI (METODE LANGSUNG)
Laporan Arus Kas
Per 31 Des 2012
Kenaikan (penurunan) Kas
  1. Arus Kas Dari Kegiatan Operasi
-          Penerimaan Kas dr pelanggan
-          Pembayaran kas pd pemasok&karywn
-          Pembayaran bunga
-          Pembayaran pajak penghasilan
Kas Bersih yg ditrima dr keg. Oprasi
  1. Arus Kas dr Kegiatan Investasi
-          Penjualan tanah
-          Pembelian perlatan
Kas bersih yang digunakan o/ keg. Investasi
  1. Arus kas Pembiayaan
-          Penebusan obligasi
-          Penjualan saham biasa
-          Pembayaran deviden tunai
Kas bersih yg ditrima dr keg. Pembiayaan

Kenaikan bersih Kas
Saldo kas, 1 Jan 2012
Saldo kas, 31 des 2012


43.000.000*c
(12.000.000)*d
(6.000.000)
(3.000.000)





10.000.000
(10.000.000)




2.000.000
6.000.000
(20.000.000)*e




10.000.000
10.000.000
            0
 

22.000.000





0





(12.000.000)

 

RUMUS
a.       Untuk menghitung Penerimaan dari pelanggan = Pendapatan penjualan – Kenaikan Piutang Usaha ATAU Pendapatan Penjualan + Penurunan Piutang Usaha
Yaitu 45.000.000 – 2.000.000 = 43.000.000*c

b.      Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan = HPP + B. Operasi + (jumlah penyusutan – kenaikan persediaan + penurunan beban dbyr dmk – penurunan hutang usaha)
Jadi=10.000.000+8.000.000-(10.000.000-2.000.000+1.000.000-3.000.000)=12.000.000*d

c.       Pembayaran deviden tunai = Kenaikan R/E – Laba Bersih  ATAU Penurunan R/E + Laba Bersih 
jadi 18.000.000 – (-2.000.000) = 20.000.000*e




METODE TIDAK LANGSUNG (Metode Rekonsiliasi)

PT. YUCANI (METODE TDK LANGSUNG)
Laporan Arus Kas
Per 31 Des 2012
Kenaikan (penurunan) Kas
D.    Arus Kas Dari Kegiatan Operasi
Laba Bersih
Peny. Untuk merekonsiliasi laba bersih thd kas bersih yg diterima dr keg. Operasi :
-          Beban Penyusutan
-          Kenaikan piutang usaha
-          Kenaikan persediaan
-          Penurunan beban dbyr dmk
-          Penurunan hutang usaha
Kas Bersih yg ditrima dr keg. Oprasi

E.     Arus Kas dr Kegiatan Investasi
-          Penjualan tanah
-          Pembelian perlatan
Kas bersih yang digunakan o/ keg. Investasi

F.      Arus kas Pembiayaan
-          Penebusan obligasi
-          Penjualan saham biasa
-          Pembayaran deviden tunai
Kas bersih yg ditrima dr keg. Pembiayaan

Kenaikan (Penurunan) bersih Kas
Saldo kas, 1 Jan 2012
Saldo kas, 31 des 2012




10.000.000 *a
(2.000.000)
(2.000.000)
1.000.000
(3.000.000)



10.000.000
(10.000.000)



2.000.000
6.000.000
(20.000.000)*b


10.000.000
10.000.000
0
18.000.000







4.000.000
22.000.000



0
0





(12.000.000)

 



RUMUS :
a.       Pembayaran deviden tunai = Kenaikan R/E – Laba Bersih  ATAU Penurunan R/E + Laba Bersih 
jadi 18.000.000 – (-2.000.000) = 20.000.000*b

b.      Beban Penyusutan 10.000.000 *a berasal dari kenaikan akumulasi gedung dan peralatan
Yi 5.000.000 + 5.000.000 = 10.000.000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar